Gaya Hidup Sehat

Agar Tubuh Tetap Sehat, Kenali Cara Mengatasi Dehidrasi Berikut Ini!

Dehidrasi merupakan kondisi di mana tubuh kekurangan cairan. Akibatnya, keseimbangan kadar garam, mineral, dan gula dalam tubuh menjadi terganggu. Hal ini berujung pada tidak optimalnya fungsi tubuh, dan apabila tidak segera ditangani, dapat menimbulkan efek berbahaya seperti kerusakan organ, bahkan kematian.

Penting bagi kita untuk mengetahui terlebih dahulu ciri-ciri dehidrasi agar dapat segera mencegahnya. Ciri-ciri dehidrasi adalah sebagai berikut:

  • Mulut kering dan menimbulkan bau tak sedap
    Dehidrasi akan memaksa mulut memperlambat produksi air liur, mengakibatkan mulut terasa kering dan menghasilkan bau tak sedap.
  • Rasa haus yang berlebihan
    Jika kamu merasa haus terus menerus walau sudah berusaha minum air, bisa jadi kamu terkena dehidrasi.
  • Urine berwarna kuning pekat
    Dehidrasi juga akan memaksa tubuh memperlambat proses urine, sehingga urine yang dihasilkan akan berwarna pekat.
  • Merasa pusing dan sakit kepala
    Saat tubuh kekurangan cairan, sirkulasi darah, termasuk ke kepala akan terganggu. Mengakibatkan kamu merasa pusing dan sakit kepala.
  • Badan lemas dan tidak bertenaga
    Terganggunya sirkulasi darah dan tidak optimalnya kerja organ tubuh juga akan membuat kamu merasa lemas dan mengantuk.
  • Kesadaran menurun dan sulit berbicara
    Selanjutnya, kamu akan merasa kurang fokus, kesadaran menurun, dan sulit untuk merangkai kata.
  • Kulit kering
    Kurangnya cairan juga menyebabkan kulit kering dan tidak elastis. Hal ini dapat terlihat dengan cara menyubit pelan kulitmu. Jika proses kembali ke normal berlangsung lambat, bisa jadi kamu mengalami dehidrasi.
  • Jantung berdebar
    Melambatnya sirkulasi darah ke otak juga akan membuat jantung berdetak cepat karena berusaha keras memompa darah ke seluruh tubuh.
  • Demam, diare, hingga muntah-muntah
    Apabila terjadi secara terus menerus, maka akan menyebabkan tubuh kehilangan cairan dalam jumlah besar, beserta natrium, kalium, kalsium, dan magnesium. Kondisi ini tentu amat berbahaya bagi tubuh.

Berawal dari kekurangan minum, dehidrasi juga dapat terjadi akibat meningkatnya output terhadap kantong feses (kolostomi), penggunaan obat diuretik yang berlebihan, hingga penumpukan cairan di perut. Oleh karena itu, setelah mengetahui ciri-ciri dehidrasi di atas, kita harus selalu menjaga terpenuhinya kebutuhan hidrasi tubuh.

Selain banyak minum air mineral, apa saja cara mengatasi dehidrasi? Simak ulasan berikut ini:

  • Konsumsi minuman alami

Mungkin kamu sedang bosan untuk terus menerus minum air mineral. Tidak masalah, kamu bisa memberi variasi dengan mencampur air dengan potongan lemon atau irisan jeruk nipis. Kamu juga dapat mengganti air mineral dengan minuman alami lain, seperti jus buah sehat, minuman karbonasi bebas kafein, dan minuman herbal lain.

  • Mengonsumsi makanan yang banyak mengandung air

Cara mengatasi dehidrasi berikutnya adalah dengan mengonsumsi makanan yang banyak mengandung air. Faktor ini dapat kamu temukan dari buah-buahan seperti semangka, melon, anggur, atau pir. Adapun jenis makanan lain yang banyak mengandung air adalah es krim, gelatin (bebas gula), dan minuman-minuman kesehatan yang mengandung banyak protein.

  • Berbagai pertolongan pertama yang mudah dilakukan di rumah

Ada pula beberapa trik cara mengatasi dehidrasi sederhana yang dapat kamu lakukan di rumah, di antaranya mengoleskan lip balm pada bibir yang kering, menempelkan kain basah pada tubuh, dan meletakkan minuman sehat di lokasi-lokasi strategis di rumah agar selalu teringatkan untuk menjaga kebutuhan hidrasi.

Apabila tubuh kamu sudah cukup cairan, kamu bisa melihatnya dari urine yang dikeluarkan. Jika berwarna bening, itu tandanya tubuh kamu sudah cukup cairan.

Yup, itu dia ciri-ciri dehidrasi serta cara mengatasi dehidrasi. Jangan enggan untuk berkonsultasi pada dokter apabila kamu terkena kondisi dehidrasi yang cukup parah. Selau minum air mineral, mulai dari sarapan hingga makan malam, ya!