Gaya Hidup Sehat

Cara Menyimpan Bawang Merah Agar Hemat dan Tahan Lama!

Buat kamu yang suka masak, pasti sudah akrab dengan yang namanya bawang merah. Bumbu masak satu ini memang merupakan bahan dasar penting di banyak masakan, sehingga kita “wajib” menyimpan persediaan dalam jumlah banyak di dapur. Sayangnya, masih banyak yang belum tahu cara menyimpan bawang merah yang baik dan benar agar tidak cepat busuk.

Yup, jika kamu suka masak, pengetahuan tentang cara menyimpan bahan makanan adalah aset yang berharga. Bawang merah yang segar dan berkualitas tentu akan menghasilkan masakan yang lezat pula. Ditambah lagi, tumbuhan ini mengandung karbohidrat, lemak, natrium, kalium, protein, hingga vitamin B dan C yang membantu tubuh terhindar dari berbagai penyakit seperti flu, batuk, diabetes, hingga penyakit jantung dan kanker. Oleh karena itu, berikut tips dan trik cara menyimpan bawang merah agar hemat dan tahan lama:

  1. Pisahkan bawang merah dengan bawang putih (dan kentang)

Sama seperti cerita rakyat, meskipun sama-sama bernama depan “bawang”, bukan berarti bawang merah dan bawang putih dapat disatukan ketika disimpan. Mengapa? Karena keduanya menghasilkan jenis gas berbeda yang apabila disatukan akan saling mempengaruhi dan mempercepat pembusukan. Selain dengan bawang putih, pisahkan juga bawang merah dengan kentang. Umbi satu ini menghasilkan gas dengan tingkat kelembaban yang cukup tinggi sehingga mempercepat pembusukan.

  1. Bawang merah yang belum dikupas dapat disimpan di tempat terbuka, tetapi jangan terkena sinar matahari langsung

Setelah kamu membeli bawang merah dalam jumlah banyak, seringkali kamu tidak punya waktu untuk langsung mengupas semuanya. Sebagian orang biasanya langsung menyimpannya di kulkas. Padahal, cara menyimpan bawang merah yang masih utuh adalah di tempat terbuka dengan alas nampan, mangkuk, atau wadah lainnya supaya sirkulasi udaranya lancar. Harap diingat, bawang merah termasuk tumbuhan yang sensitif terhadap kelembaban lingkungan. Hindari pula terkena sinar matahari langsung yang bisa membuat bawang kering.

  1. Bawang merah yang sudah dikupas dapat disimpan di kulkas

Nah, barulah ketika bawang merah sudah dikupas, saatnya kamu memasukkannya ke dalam kulkas. Mengapa begitu? Karena bawang yang sudah tidak berkulit justru lebih mampu bertahan lama di suhu dingin. Kamu bisa menyimpan bawang merah dalam wadah tertutup maupun terbuka, yang bisa membuatnya bertahan hingga dua sampai tiga minggu.

  1. Bawang merah yang sudah dicincang dapat disimpan di freezer

Cara menyimpan bawang merah agar bisa lebih awet yaitu dengan memotong bawang merah dengan tipis-tipis lalu taruh di wadah tertutup, dan simpan di dalam freezer. Cara ini dapat memperpanjang umur bawang merah hingga 2 sampai 3 bulan.

  1. Jemur sesekali

Meski di atas telah disebutkan bahwa cara menyimpan bawang merah adalah di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung, bukan berarti bawang tidak butuh dijemur sesekali. Ingat, bawang merah adalah tumbuhan yang sangat sensitif terhadap kadar kelembapan ruangan. Maka, alangkah baiknya jika kamu jemur bawang merah sesekali untuk mengurangi kadar kelembapan. Tidak perlu lama, kok, cukup dibiarkan sebentar di tempat yg agak teduh.

Itu dia 5 cara menyimpan bawang merah agar lebih hemat dan tidak mudah busuk. Terutama di saat kita banyak menghabiskan waktu di rumah seperti sekarang ini, memiliki persediaan bawang merah yang cukup tentu sangat membantu. Biaya belanja jadi lebih irit, cita rasa masakan pun tetap terjaga. Yuk, dicoba!