Gaya Hidup Sehat

Jenis Masker Kain yang Aman untuk Cegah Virus

masker yang aman

Masker telah menjadi bagian paling penting dalam keseharian masa kini. Masker adalah alat pelindung diri paling sederhana dan paling penting di tengah wabah virus corona Covid-19. Selain mengutamakan masker yang aman, masyarakat kini juga menggemari jenis masker kain yang bisa dicuci dan dipakai ulang. Penggunaan jenis masker kain digemari karena ramah lingkungan dan tidak boros untuk membeli yang baru.

Namun, apakah kamu sudah cukup yakin dengan bahan yang digunakan oleh masker kain tersebut? Jenis masker kain sendiri terbuat dari bermacam-macam bahan, dan setiap bahan memiliki keunggulannya masing-masing. Yuk, kita bahas bersama-sama!

1. Katun (Kapas)

masker yang aman

Jenis masker kain yang paling populer salah satunya adalah katun, terutama yang banyak tersedia secara online. Jenis masker ini menjadi populer karena bahan yang digunakan banyak tersedia dimana-mana, dan terbukti efektif karena memiliki serat kecil yang dapat menahan partikel virus. Masker jenis ini disebut sebagai masker yang aman karena virus tidak dapat menembus kain dan terhirup oleh penggunanya. 

Dilansir dari Medical News Today, bahwa kombinasi kain dengan tenunan yang rapat, seperti katun dan sutra memiliki kemungkinan besar untuk memberikan penghalang ganda secara efektif. Namun penggunaan masker dipastikan harus sangat pas agar fungsinya dapat bermanfaat secara optimal. 

Penelitian lain yang dilakukan oleh produsen alat pembersih udara, Smart Air, juga membuktikan bahwa masker berbahan katun termasuk sebagai masker yang aman. Dari penelitian tersebut, ditemukan bahwa tiga bahan paling baik (berdasarkan keseimbangan perlindungan dan kemudahan bernapas) terbuat dari kapas (katun). Secara spesifik, bahan pertama adalah denim dan seprai dengan jumlah benang 120 dan dapat menyaring 90% partikel besar dan 24-29% dari partikel kecil. 

2. Nilon 

masker yang aman

Jenis masker kain berbahan nilon 70D juga disebut efektif dalam penyaringan yang dapat menahan 77% partikel besar dan 12 partikel kecil. Selain itu, bahan masker ini juga memungkinkan pengguna untuk bernapas dengan mudah. Para peneliti dari produsen alat pembersih udara, Smart Air, juga menguji bahan nilon 40D yang bahkan memiliki tingkat filtrasi yang lebih tinggi, tetapi kurang memberikan keleluasaan penggunanya dalam bernapas. 

3. Bahan Kertas 

masker yang aman

Penelitian Smart Air juga menemukan bahwa tisu kertas dan tisu yang mampu menyerap minyak dapat memberikan perlindungan pencegahan virus secara efektif dan keleluasaan bernapas bagi penggunanya. Sedangkan filter kopi disebut efektif untuk menyaring partikel kecil, namun tidak memberikan kebebasan pengguna untuk bernapas dengan nyaman. 

4. Serat Alami

masker yang aman

Dibandingkan serat sintetis, para peneliti lebih merekomendasikan serat alami sebagai bahan masker yang aman. Hal ini dikarenakan serat berbahan alami seperti kertas dan katun, memiliki tingkat kekasaran dan ketidakteraturan bahan yang dapat meningkatkan kemampuan penyaringan partikel-partikel kecil.

Dari sekian banyak jenis masker kain tersebut, penting juga untuk memperhatikan cara penggunaan masker secara benar. Penggunaan masker harus pas menutupi sebagian besar hidung dan seluruh mulut kamu. Pastikan pula kamu selalu menggunakan masker kapanpun berada di tempat umum dan saat bertemu dengan orang lain.

Masker yang aman dan berbahan baik bisa pula didapatkan dengan mudah di FITCO melalui FITCO.id ataupun aplikasi FITCO Indonesia. Jika kamu membeli masker kain via aplikasi, kamu juga berhak mendapatkan benefit berupa FIT Points dan promo mingguan yang menarik. Yuk, pesan masker kainmu sekarang!