Gaya Hidup Sehat

Katering Diet untuk Ibu Setelah Melahirkan

Keinginan untuk menurunkan berat badan setelah melahirkan mungkin menjadi prioritas kedua bagi para ibu setelah menjaga dan merawat bayi sepenuh hati. Sayangnya, ada beberapa tantangan yang membuat proses menurunkan berat badan tidak berjalan dengan mudah. Mulai dari memilih waktu yang tepat untuk memulai menurunkan berat badan.

Karena tubuh setiap ibu perlu waktu untuk pulih sepenuhnya usai melahirkan bayi, beberapa ibu tentunya memfokuskan prioritas utama mereka untuk merawat bayi baru lahir. Disarankan untuk menunggu hingga 6-8 minggu setelah melahirkan atau saat melakukan pemeriksaan pasca persalinan agar bisa berkonsultasi dengan dokter. Setelah berkonsultasi dan merasa fisik sudah siap, barulah ibu diperbolehkan untuk memulai kembali program diet untuk ibu pasca melahirkan.

Penting pula untuk memperhatikan program diet untuk ibu pasca melahirkan yang aman dan efektif agar prosesnya tetap aman dengan hasil yang maksimal. Bagaimana caranya? Simak ulasannya berikut ini:
1. Atur Pola Makan dan Hitung Kalori

Dikutip dari Healthline, menghitung kalori dapat membantu ibu mengetahui berapa banyak porsi yang dibutuhkan oleh tubuh. Menghitung kalori yang dibutuhkan dan dikonsumsi membuat ibu bisa mengatur pola makan lebih mudah. 

Selain itu, menghitung kalori juga membantu ibu mengurangi porsi makan berlebihan dan ibu bisa memilih makanan yang lebih sehat. Kombinasi proses ini juga dapat membantu ibu mendapatkan cara cepat untuk menurunkan berat badan setelah melahirkan. 

  1. Makan Makanan Tinggi Serat

Untuk makanan sehari-hari, jangan lupa memperbanyak konsumsi makanan tinggi serat untuk membantu menurunkan berat badan. Makanan tinggi serat terbukti berpengaruh dan sering dimasukkan dalam program diet untuk ibu pasca melahirkan. 

Sebuah contoh yang dilakukan dalam sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal National Center for Biotechnology Information, US National Library of Medicine terhadap 1.114 responden orang dewasa menemukan bahwa setiap 10 gram serat larut yang dimakan per hari menyumbang 3,7 persen pengurangan lemak perut selama periode lima tahun. Selain itu, serat juga dapat membantu ibu merasa kenyang lebih lama dengan memperlambat proses pencernaan dan mengurangi kadar hormon pemicu rasa lapar. Beberapa contoh asupan kaya serat misalnya seperti jagung, buncis, kacang merah, alpukat, beras merah, sayur dan buah-buahan.

  1. Perbanyak Konsumsi Protein Sehat

Selain serat, protein juga menjadi salah satu komponen yang tak boleh terlewatkan jika para ibu ingin mencari cara cepat menurunkan berat badan setelah melahirkan. Konsumsi cukup protein dalam diet dapat membantu meningkatkan metabolisme, mengurangi nafsu makan dan mengurangi asupan kalori berlebih. 

Studi menunjukkan bahwa protein memiliki efek termal yang lebih besar daripada nutrisi lain. Itu berarti tubuh menggunakan lebih banyak energi untuk mencerna protein daripada jenis nutrisi lain, sehingga menghasilkan lebih banyak kalori yang terbakar. Protein juga mampu menekan nafsu makan dengan menyeimbangkan hormon dalam tubuh.

Studi dalam PubMed Central menyebutkan bahwa orang yang menerapkan pola makan 30 persen protein mengonsumsi lebih sedikit 441 kalori per hari dibandingkan dengan pola makan dengan lebih sedikit protein. Sumber sehat protein termasuk diantaranya daging tanpa lemak, telur, ikan, kacang-kacangan, biji-bijian, dan susu.

  1. Cukup Minum Air Putih

Mencukupi minum air putih menjadi salah satu tips penting dalam proses diet untuk ibu pasca melahirkan. Minum cukup air putih dapat membantu membakar lebih banyak kalori pada tubuh, serta dapat membantu mengurangi nafsu makan dan asupan kalori. Usahakan untuk minum setidaknya 1-2 liter air putih per hari untuk membantu kondisi tubuh tetap terhidrasi.

  1. Pilih Camilan yang Baik

Ngemil tak akan jadi masalah dalam menurunkan berat badan setelah melahirkan. Asalkan, ibu memilih camilan yang sehat dan mengurangi camilan yang banyak mengandung gula serta lemak. Pilih camilan seperti buah segar atau sereal tanpa pemanis, kurangi camilan tidak sehat seperti soda, permen, dan keripik karena tinggi kalori namun tak memiliki nutrisi yang cukup. 

Semoga tips di atas bermanfaat dan dapat dipraktikkan dalam program diet untuk ibu pasca melahirkan. Untuk menjalankan program diet dengan mudah dan efektif, sebenarnya ibu dapat memilih opsi katering diet. 

Ada beberapa layanan katering diet untuk ibu setelah melahirkan, yang fokus pada kalori dan nutrisi yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing ibu. Seperti layanan katering yang dimiliki oleh FITCO Eats. Ibu tidak perlu pusing dan khawatir, karena setiap menu yang dibuat telah melalui supervisi oleh ahli nutrisi bersertifikasi. 


Tunggu apalagi, hubungi ahli nutrisi FITCO Eats dan mulai program katering dietmu sekarang!