Gaya Hidup Sehat

Manfaat Kesehatan Susu Almond

Siapa yang tidak kenal dengan susu almond? Susu yang sudah menjadi bagian dari trend gaya hidup sehat di kalangan masyarakat masa kini. Susu almond dijadikan sebagai alternatif dari susu sapi yang biasa kita konsumsi. Tetapi, mungkin sebagian besar dari kita bertanya-tanya, apakah kelebihan dari susu almond bila dibandingkan dengan susu sapi? Tentu semua bahan makanan memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Susu yang berasal dari sumber hewani seperti susu sapi memang memiliki kandungan protein yang lebih mudah dicerna oleh tubuh bila dibandingkan dengan protein yang ada dalam susu yang berasal dari sumber nabati seperti susu almond. Namun, jika Anda adalah seorang lactose intolerance atau Vegan, tentu tidak bisa mengonsumsi susu sapi atau produk olahannya, sedangkan tubuh Anda tetap membutuhkan zat gizi makro berupa protein, sehingga susu almond bisa Anda konsumsi.

Salah satu media online yang melibatkan 5 ahli kesehatan mengadakan polling mengenai manfaat apa saja yang dimiliki oleh susu almond. 4 dari 5 ahli setuju bahwa susu almond memiliki nutrisi dan manfaat kesehatan lebih baik dibandingkan susu lain. Namun, meskipun popular, fakta lain mengenai susu almond adalah susu almond tidak memiliki banyak protein atau kalsium untuk menjadi pengganti susu sapi sepenuhnya. Satu gelas susu almond memiliki kandungan protein 8 kali lebih rendah bila disbanding susu sapi. Selain itu kandungan kalsiumnya 2 miligram bila dibandingkan kandungan kalsium susu sapi yang mengandung 300 miligram. Karena brasal dari tumbuhan, kandungan lemak susu almond jadi lebih rendah 2 gram bila dibandingkan dengan susu sapi dengan ukuran 100 gram.

                  Menurut Alicia Romano, ahli penurunan berat badan dari Frances Stern Nutrition Center di Tufts Medical Center, susu almond memiliki kandungan protein lebih rendah dibandingkan susu sapi maupun susu kedelai. Namun meskipun demikian, susu almond mengandung banyak nutrisi lain yang tersimpan dan memiliki banyak manfaat untuk metabolisme tubuh. Selain itu, bila dibandingkan, susu almond memiliki total kalori lebih rendah sekitar 50 persen bila dibandingkan dengan susu sapi.

 

Manfaat kesehatan lain yang bisa Anda dapat ketika mengonsumsi susu almond diantaranya adalah:

Susu almond dapat membantu Anda mengurangi atau menjaga berat badan. Selain untuk penurunan berat badan, kandungan lemak tak jenuh, serat, dan flavonoid pada susu almond dapat membantu mencegah penyakit jantung, kanker, dan juga melancarkan sistem pencernaan. Susu almond juga memiliki manfaat untuk memicu pertumbuhan jaringan tubuh sehingga cukup terkenal memiliki manfaat yang baik untuk perkembangan janin ibu hamil dan perkembangan bayi pada ibu menyusui.

Mengonsumsi susu almond murni tanpa pemanis buatan juga aman dikonsumsi oleh orang dengan diabetes karena tidak meningkatkan indeks glikemik tubuh secara cepat. Susu almod juga memiliki efek samping bagi kesehatan tubuh anda diantaranya.

Namun, Anda juga perlu berhati-hati bila mengonsumsi susu almond dalam kemasan atau yang dijual di pasaran. Beberapa merek susu almond mengandung tambahan gula yang cukup banyak, sehingga manfaat kesehatannya bisa tertutup karena kandungan gulanya terlalu tinggi.  Selain itu juga beberapa merek susu almond mengandung zat tambahan seperti karagenan yang berfungsi untuk mengentalkan dan mencegah terjadinya pemisahan (susu pecah). Zat ini dapat menyebabkan peradangan dan kerusakan usus apabila dikonsumsi secara berlebih. Oleh karena itu, bila Anda mengonsumsi susu almond kemasan, lebih baik Anda lihat dahulu pada label nutrition facts, zat apa saja yang ditambahkan dalam susu almond tersebut, dan berapa banyak jumlahnya.

Orang yang memiliki alergi terhadap kacang-kacangan, sebaiknya menghindari untuk mengonsumsi susu almond. Susu almond juga tidak disarankan untuk diminum oleh anak-anak atau bayi karena susu ini rendah kalori dan protein. Dengan demikian, susu almond memiliki banyak manfaat kesehatan, namun juga memiliki beberapa kekurangan bila dibandingkan dengan susu sapi. Kita harus lebih bijak memilih susu mana yang lebih dibutuhkan oleh tubuh dan seberapa banyak jumlah yang sebaiknya kita konsumsi.