Kecantikan

Berbeda dengan Sakit Kepala Biasa, Inilah Gejala Migrain dan Cara Mengatasinya

cara mengatasi migrain

Kamu pasti pernah mendengar atau bahkan mengalami migrain. Sakit kepala sebelah yang disertai rasa nyeri berdenyut ini memang sangat tidak nyaman dan bisa mengganggu aktivitas sehari-hari.

Gejala migrain sendiri biasanya ditandai dengan sakit kepala yang hebat dan mampu melemahkan tubuh. Selain itu, gejala migrain lainnya dapat berupa mual, muntah, kesulitan bicara, mati rasa atau kesemutan, dan kepekaan terhadap cahaya dan suara.

Kondisi neurologis ini dapat dimulai dari saat kita kecil, namun migrain seringkali terjadi pada wanita dibandingkan pria. Penyebab utama migrain biasanya mengalir dalam riwayat keluarga, jika ada anggota keluargamu yang menderita migrain, ada kemungkinan besar kamu juga dapat mengalaminya.

Satu hal yang perlu kamu ketahui adalah bahwa migrain berbeda dengan sakit kepala biasa. Ketahui perbedaannya dan pahami cara mengatasi migrain secara cepat dan tepat. Apa saja perbedaannya?

Rasa sakit kepala biasa dengan migrain cenderung terasa sama, namun terdapat satu perbedaan yang cukup signifikan yaitu apabila sakit kepala biasa merupakan rasa sakit yang tidak menyenangkan di kedua sisi kepala dan rasa sakitnya pun berkisar dari ringan hingga parah. Namun, sakit kepala migrain biasanya hanya terjadi di salah satu sisi kepala dan memiliki sensasi seperti menekan kepala. 

Dilansir dari healthline.com, beberapa area tertentu di mana sakit kepala bisa terjadi adalah dahi, pelipis, serta belakang leher dan berlangsung dari 30 menit hingga seminggu. Berdasarkan penelitian Mayo Clinic, stress, ketegangan otot, dan kecemasan menjadi alasan paling umum terjadinya sakit kepala.

Lalu, bagaimana dengan migrain? Ketahui terlebih dahulu, yuk, apa saja gejala migrain dilansir dari halodoc.com, agar kamu bisa memiliki gambaran cara mengatasi migrain secara tepat.

  • Migrain dengan aura
    Sebelum migrain terjadi, biasanya muncul tanda-tanda atau peringatan khusus dari tubuh, seperti melihat lampu berkedip.
  • Migrain tanpa aura
    Merupakan jenis paling umum, migrain terjadi tanpa peringatan atau tanda-tanda khusus.
  • Migrain aura tanpa sakit kepala
    Dikenal dengan silent migraine, gejala migrain satu ini terjadi ketika aura atau gejala migrain lainnya dialami, tetapi sakit kepala tidak berkembang terlalu hebat.

Sayangnya, migrain tidak dapat disembuhkan, namun dokter dapat membantu kamu untuk meredakan rasa sakitnya dan memberikan pengobatan agar gejala migrain tidak kambuh kembali. Ada juga beberapa cara mengatasi migrain secara sederhana yang dapat kamu lakukan sendiri.

cara mengatasi migrain

Pada dasarnya, cara mengatasi migrain bergantung pada beberapa hal, yaitu umurmu, seberapa sering kamu mengalami migrain, tipe migrain yang dialami, seberapa parah, berapa lama,mengganggu aktivitas atau tidak, apakah gejala migrain seperti mual, muntah atau gejala lainnya terjadi juga, serta kondisi kesehatan lainnya yang mungkin dialami dan obat yang diminum.

Selain itu, cara mengatasi migrain juga terdiri dari kombinasi berikut:

  • Penyesuaian gaya hidup, termasuk manajemen stress
  • Mengonsumsi obat pereda nyeri atau migrain yang dijual bebas, seperti NSAID atau acetaminophen (Tylenol)
  • Mengonsumsi obat pereda migrain yang diresepkan dokter
  • Mengonsumsi obat pereda mual dan muntah
  • Terapi hormon jika migrain terjadi karena berkaitan dengan siklus menstruasi
  • Konseling
  • Pengobatan alternatif, seperti meditasi, akupresur, dan akupuntur serta penggunaan minyak atsiri (lavender, peppermint)
  • Konsumsi minuman atau makanan berbahan dasar jahe yang dapat mengurangi rasa mual
  • Coba olahraga yang menenangkan pikiran seperti yoga
  • Tambahkan magnesium ke dalam menu dietmu

Jika kamu sedang atau kerap mengalami migrain, cobalah lakukan beberapa cara mengatasi migrain yang telah dipaparkan di atas. Semoga dapat mengurangi gejala migrain yang kamu alami, ya. Jangan lupa untuk segera mengunjungi dokter jika migrain mengganggu aktivitas harianmu.