Olahraga

4 Olahraga Untuk Ibu Hamil Biar Tubuh Tetap Fit

Olahraga untuk ibu hamil

Tetap berolahraga saat sedang hamil ternyata memiliki berbagai manfaat, lho. Meski tidak semua jenis olahraga dapat dilakukan oleh ibu hamil, namun aktif menggerakan badan dan melakukan olahraga ringan tetap dianjurkan.

Dilansir dari healthline.com, ada beberapa manfaat yang bisa dinikmati ibu hamil yang rutin berolahraga, yaitu membantu menurunkan tekanan dan gula darah, menurunkan kadar kolesterol, mengatur berat badan dan lemak tubuh, meningkatkan kualitas hidup, mengurangi nyeri punggung bawah, membantu mengelola gejala kecemasan dan depresi, meningkatkan waktu pemulihan pasca partum, dan mempersiapkan ibu hamil agar tetap bugar pasca persalinan.

Jika kamu sedang menjalani masa kehamilan, pastikan konsultasi dengan dokter kandungan terlebih dahulu, ya, sebelum mulai melakukan olahraga untuk ibu hamil. Pasalnya, dokter perlu tahu bagaimana kondisi kandunganmu dan jenis olahraga untuk ibu hamil mana yang boleh kamu lakukan agar tidak membahayakanmu dan janin yang sedang tumbuh di rahimmu.

American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) merekomendasikan untuk mempertimbangkan dan melakukan hal-hal berikut sebelum kamu melakukan olahraga untuk ibu hamil:

  • Diskusikan rasa khawatir atau segala risiko apa pun dengan dokter kandunganmu selama kunjungan prenatal awal.
  • Berolahragalah setidaknya 30 menit sehari, 5x seminggu, dengan total 150 menit per minggu.
  • Jaga hidrasi tubuh sepanjang hari dan selalu bawa air minum saat berolahraga.
  • Hindari aktivitas yang dapat membuatmu kepanasan, seperti hot yoga, terutama selama trimester pertama.
  • Kenakan pakaian yang mendukung
  • Hindari terlentang terlalu lama, terutama selama trimester ketiga
  • Hindari olahraga intensitas tinggi

Jadi, olahraga apa saja yang dianjurkan untuk dilakukan oleh para ibu hamil? Baca terus untuk mengetahuinya, yuk!

1. Jalan santai

Olahraga untuk ibu hamil

Pilih waktu sore hari ketika matahari tidak terlalu menyengat. Kenakan pakaian yang menyerap keringat dan sepatu olahraga yang nyaman. Setelah itu, jalan santai keliling kompleks sambil menghirup udara segar sore hari.

Jalan santai dapat menjadi latihan kardiovaskular dengan dampak relatif kecil pada lutut dan pergelangan kakimu, sehingga risiko cedera sangatlah kecil. Selain itu, jalan santai juga merupakan olahraga untuk ibu hamil yang gratis dan dapat dilakukan hampir di mana pun dan kapan pun selama kehamilan. Pasangan, sahabat tersayang, atau anggota keluarga lainnya pun dapat bergabung menemanimu.

2. Berenang

Olahraga untuk ibu hamil

Tidak mau banjir keringat? Olahraga renang dapat menjadi pilihan. Bahkan untuk kamu yang mengalami mual, nyeri panggul, dan bengkak pada pergelangan kaki, olahraga untuk ibu hamil satu ini sangat dianjurkan untuk dilakukan.

Tapi, perhatikan gaya renang yang mau kamu lakukan, ya. Pilih gaya dada atau gaya punggung dan hindari gerakan memutar badan yang dapat berisiko pada kehamilanmu.

3. Yoga dan Pilates

Olahraga untuk ibu hamil

Hampir semua ibu hamil yang kamu jumpai pasti melakukan yoga atau pilates untuk ibu hamil. Masalahnya, kedua olahraga untuk ibu hamil ini memang memiliki banyak manfaat, tidak hanya untuk janin di perut tapi juga untuk sang ibu.

Beberapa manfaat prenatal yoga dan pilates ialah meningkatkan keseimbangan tubuh, mengurangi sakit pinggang, membuat ibu hamil berisitirahat lebih mudah, melatih kelancaran pernapasan–yang sangat dibutuhkan ketika proses melahirkan, melatih kelenturan tubuh, memperbaiki postur tubuh, hingga mempersiapkan pinggul untuk proses melahirkan.

4. Latihan jongkok dan memiringkan panggul

Olahraga untuk ibu hamil

Dilansir dari medicalnewstoday.com, latihan jongkok dan memiringkan panggul dapat membantu ibu hamil mempersiapkan tubuh menjelang persalinan.

Lakukan kedua jenis olahraga untuk ibu hamil ini saat memasuki usia trimester ketiga, ya. Pastikan kamu melakukan 4 olahraga untuk ibu hamil di atas agar tubuh tetap fit selama kehamilan, saat dan setelah persalinan.

Selamat berolahraga!